|
Empat mahasiswa telah menuntaskan tugas akhir melalui artikel pada jurnal bereputasi nasional terindeks Sinta 3 dan Sinta 4. |
Program Studi Hukum Pidana Islam menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada empat mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhir melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal penelitian terindeks Sinta. Capaian ini mencerminkan komitmen mahasiswa dalam membangun tradisi akademik, memperkuat penelitian hukum, serta menghadirkan kontribusi keilmuan yang relevan bagi perkembangan hukum pidana Islam.
Mahasiswa pertama, M. Yushlih Dg. Sitonra dengan NIM 2220203874231049, berhasil memublikasikan artikel berjudul “Fiqh Jinayah in the Digital Era: Answering the Challenges of Deepfake Pornography from the Perspective of Maqāṣid al-Syarī‘ah” pada QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies yang terindeks Sinta 4. Artikel tersebut mengkaji tantangan pornografi deepfake dalam perkembangan teknologi digital melalui pendekatan fikih jinayah dan maqāṣid al-syarī‘ah.
Selanjutnya, Muh. Iksan Saputra dengan NIM 2220203874231014, memublikasikan artikel berjudul “The Concept of Criminal Liability for Environmental Damage Caused by Mining Activities from the Perspective of Contemporary Islamic Criminal Law” pada Syiah Kuala Law Journal terindeks Sinta 3. Penelitian ini membahas pertanggungjawaban pidana atas kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan dalam perspektif hukum pidana Islam kontemporer.
Prestasi berikutnya diraih oleh Norfazilah dengan NIM 220203874231016 melalui artikel berjudul “From Confiscation to Prevention: Asset Confiscation and the Impoverishment of Corruptors in Islamic Jurisprudence”. Artikel tersebut diterbitkan dalam Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum yang terindeks Sinta 3, dengan fokus kajian mengenai perampasan aset dan pemiskinan koruptor dalam perspektif hukum Islam.
Sementara itu, Anugrah Ramadhani dengan NIM 2220203874231013 berhasil menerbitkan artikel berjudul “Analisis Perspektif Maslahah Mursalah Terhadap Konsep Pidana Kerja Sosial dalam Pasal 85 KUHP Pasca Pembaruan” pada Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam terindeks Sinta 4. Artikel ini mengulas relevansi konsep pidana kerja sosial dalam pembaruan hukum pidana nasional melalui pendekatan maslahah mursalah.
Keberhasilan keempat mahasiswa tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta menghadirkan gagasan hukum yang responsif terhadap perkembangan persoalan sosial, teknologi, lingkungan, dan pemberantasan korupsi.
|
Selamat dan sukses atas capaian akademik yang membanggakan. Semoga menjadi langkah awal menuju kontribusi ilmiah yang lebih luas bagi pengembangan Hukum Pidana Islam. |